PERPISAHAN

Ketika yang datang juga akan berpisah. Meskipun perpisahan adalah kenyataan yang pahit dan sulit untuk diterima tetapi itu semua adalah konsekuensi kehidupan. Saat awal pertemuan Mita dengan 4 teman SMA nya yang bernama Tiya, Melly, Abita, dan sasa disambut oleh pertemanan yang manis dan indah sehingga membuat mereka menjadi dekat dan memutuskan untuk menjadi sahabat. Jika kemana mana mereka selalu bersama. Suka duka telah mereka lewati bersama-sama. Pahit manisnya sebuah persabahatan juga mereka jalani bersama-sama hingga waktu perpisahan tiba. Di saat mereka menginjak kelas 12, mereka harus memikirkan kemana mereka akan pergi. Mereka semua akan berpisah demi mengejar cita-cita mereka. Pada saat hari wisuda tiba mereka merasakan hati mereka yang campur aduk antara senang dan sedih. “ jangan lupain aku ya teman teman” kata Abita. “Iya kalian semua jangan saling melupakan ya, harus ingat terus sama pertemanan kita ini” kata Tiya. “ huhuhu jadi sedih deh” kata Melly. “ selamat meraih cita cita ya sabahatku, semoga kalian menjadi orang sukses semua, pokoknya kalo di ajak reunian jangan sampe gak dateng ya” kata Sasa. Setelah itu mereka mulai berpelukan dan mengambil gambar untuk kenang kenangan. Dengan berjalannya waktu mereka semua akan sibuk dengan kuliah dan pekerjaan mereka. Bila ingin bertemu mereka pun harus mencari waktu yang tepat. Intinya perpisahan itu akan selalu ada jadi bersenang senanglah dahulu dan buatlah kenangan yang hangat hingga mempunyai kenangan yang begitu indah untung dikenang. 

Komentar

Posting Komentar