KECEWA


rasa kecewa muncul seketika. Hanyalah tangisan yang mampu menjelaskan betapa terpukulnya hati karena kenyataan. Diri yang berharap lebih dan berakhir menyesal karena takdir yang tidak sesuai dengan ekspetasi membuat Fiona belajar untuk tidak berharap lagi dengan yang tidak pasti. Fiona yang sudah berusaha menjadi orang yang baik malah di balas dengan yang tidak seharusnya. Fiona mempunyai teman yang cukup dekat dengannya yaitu bernama Cindy. Cindy yang sudah mendapat kepercayaan lebih dari Fiona, Fiona mengganggap orang yang patut dipercaya adalah Cindy. 


Suatu ketika di tengah tengah jam sekolah Fiona izin pulang sekolah dikarenakan sedang tidak enak badan dan Fiona meminta bantuan ke Cindy untuk mengumpulkan  tugas tugas yang harus di kumpulkan hari tersebut. Saat mengumpulkan buku tersebut Cindy merobek hasil pengerjaan tugas Fiona dan membuangnya di tempat sampah kemudian buku kosong lah yang dikumpulkan oleh Cindy, entah mengapa dengan Cindy di dari itu. Saat masuk sekolah Fiona di panggil oleh guru mata pelajaran dari tugas Fiona itu, disitu Fiona terkejud dan hampir ini menangis karena dia benar benar sudah mengerjakan dan tugasnya itu tidak sedikit. Saat sudah menemui guru Fiona mene ini Cindy. “ Cindy kemaren aku titip suru ngumpulin tugas aku kenapa di buku ku kok kosong, terus ada bekas robekan?” Tanya Fiona. “ maaf aku gak tau fio, aku beneran ngumpulin itu kok” kata Cindy. “ jahat banget si yang ngelakuin ini ke aku, padahal aku udah ngerjain sampe begadang” kata Fiona. “ yaudah ngerjakin lagi aja, iseng kali orangnya itu” kata Cindy. 


Saat sore hari Fiona mulai mengerjakan tugasnya lagi, saat jarum jam menunjukkan pukul 7 malam handphone Fiona berbunyi dan disitu tertulis teman Fiona yang bernama Riri menelfon. “Iya halo” kata Fiona. “Iya halo fio, fio aku mau ngomong sesuatu si, tapi aku agak takut mau bilang” Kata Riri. “ eh tiba tiba, yaudah gapapa bilang aja” kata Fiona. “Fio kamu jangan marah ya, sebenarnya tuh yang robek buku kamu itu tu Cindy, dia cemburu soalnya kamu lagi deket sama Kevin” kata Riri. “Ih apaan si riri gabole salah sangka gitu gak baik, Cindy juga gak pernah bilang ke aku kalo dia suka sama Kevin” Kata Fiona. “ ih seriusan fio, aku bilang gini karna aku juga gedeg sama Cindy, aku kayak di manfaatin, kalo kamu pengen tau yang sebenernya mending langsung tanya aja sama Cindy” kata Riri. “Hmm oke deh aku tanya langsung aja besok, makasih infonya ya Riri” kata Fiona. 


Fiona tidak langsung percaya saat itu, dan dia membuktikan langsung besok harinya. “Cindy aku mau ngomong penting sama kamu” kata Fiona. “Iya mau ngomong apa fio? “ tanya Cindy. “ aku kemaren dapet kabar kalo kamu yang ngerobek buku aku apa itu bener? Terus kamu juga suka sama Kevin? Kalo sampe iya kamu jahat banget Cin” kata Fiona. “ kalo emang iya kenapa, lo si ngapain deket sama si kevin, gw tuh suka sama dia. Kemaren buku lo gue robek karna gue cemburu lo dianter pulang sama Kevin” kata Cindy. “Tapi lo gak bilang kalo lo suka Cin, kalo gue tau gue bakalan nge jauhi Kevin demi persahabatan kita, dan gak gini caranya. Padahal ini hal yang gak patut di ributin. Gue kecewa sama lo Cin, ini akhir dari persahabatan kita dan gue bakalan jauhin Kevin demi lo” kata Fiona sambil pergi dari hadapan Cindy. Saat Fiona sendiri, Fiona menangis dan berusaha menenangkan hati yang sudah kecewa. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERAWAL DARI SEBLAK

KENANGAN