BERHASIL
Di pagi hari saat ayam ayam mulai berkokok, Aliya Bangun untuk bersiap pergi ke sekolah dengan bersemangat. Setelah selesai mandi dan berkemas Aliya sarapan. “Al ayo sarapan dulu nak, sarapannya sudah siap” teriak ibu. “iya bu..” jawab Aliya. Setelah Aliya sarapan ia langsung berangkat kesekolah dan waktu menunjukkan pukul 06.35.
Aliya adalah anak yang periang, baik, dan gampang bergaul. Aliya bukan termasuk murid pintar disekolahnya, tetapi ia adalah murid yang rajin mengikuti organisasi dan ia tidak pernah tidak masuk sekolah. Aliya awalnya anak yang pintar dalam berbahasa Inggris. Teman temannya pun setuju dengan hal itu, tetapi Aliya tidak mau mengembangkannya. Pada saat sekolah mengadakan lomba story telling, teman teman Aliya menunjuk Aliya untuk mengikuti lomba tersebut tetapi Aliya menolak karena dia tidak percaya diri jika dilihat banyak orang. “Al ikut ya? Bahasa Inggris km bagus banget soalnya, terus juga kamu kalo ngomong bahasa Inggris mantep banget!” Ucap Fika (teman Aliya). “aku gamau fik, aku tu demam panggung banget anaknya” kata Aliya”. “Eliya ayolah kembangin bakat kamu, mubazir banget kalo kamu diemin, lagian pula dapet hadiah lho kalo menang, masa gamau?” Kata Fika”. “aku pikirin dulu ya, jujur aku takut bgt” jawab Aliya.
Selesai berbicara dengan Fika, Aliya mulai berfikir lagi dan bertanya tanya. “apa aku bisa ya? Bener banget si katanya Fika... kapan lagi aku coba story telling...terus kalo menang kan dapet hadiah juga lumayan banget. Aku Harus ngurangin rasa grogi aku, aku harus belajar berani...oke deh aku terima lomba itu”.
Setelah semalaman Aliya berfikir ia sudah memutuskan akan mengikuti lomba itu, dan teman Aliya pun ikur senang karna Aliya sudah mulai berani. Saat lomba akan dimulai Aliya sempat menangis karena ia grogi. Disitu semua teman Aliya mendukung Aliya dan Aliya cukup terharu dan dia ingin menampilkan yang terbaik. Aliya saat berada si atas panggung terlihat sangat ahli dalam berstory telling. Dan pada saat pembacaan pemenang Aliya dan teman teman Eliya sangat terkejut mendengar nama Aliya disebut di juara satu. Disitu Aliya bahagia dan terharu menjadi satu, Aliya juga sangat senang karena bisa membuktikan jika dia bisa. Akhirnya Aliya pulang membawa hadiah trofi dan amplop berisikan uang tunai.
Uwaw
BalasHapusBaguss bangettt
BalasHapusKeren si Aliya, temennya juga supportif banget..
BalasHapusBagus, keren cerpennya
BalasHapusCerpennya menarik banget
BalasHapus