BERAWAL DARI SEBLAK
Di sebuah sekolah menengah atas terdapat 3 orang anak yang bersahabat sejak mereka duduk dikelas 10. Mereka sama-sama mempunyai impian ingin pergi bersama keluar negeri. Negeri yang ingin mereka kunjungi bersama adalah Singapore. Alasan mereka memilih singapore itu karena mereka sangat menyukai negara Singapore dan mereka sangat ingin mencoba makanan makanan disana.
Ketiga orang anak itu bernama Arin, Syana, dan Naya. Arin dan Syana memiliki umur yang sama, sedangkan Naya memiliki umur yang lebih muda 1 tahun dibandingkan Arin dan Syana. Meskipun di antara mereka umurnya ada yang berbeda, mereka tetap solid. Mereka adalah siswi-siswi yang rajin, Tetapi Naya lebih pintar jika dibandingkan dengan Arin dan Syana.
Saat mereka sudah duduk dikelas 11 dan sudah selesai ujian semester 3 mereka mulai membicarakan soal impian mereka yang ingin pergi ke Singapore. Tabungan mereka yang tidak terlalu banyak dan restu orang tua yang mereka pikirkan. Merekapun memikirkan cara untuk mendapatkan uang, Lalu Arin mempunyai ide jika mereka berjualan makanan. “ eh gimana kalau kita jualan seblak aja? “ Tanya Arin. “Hmm, boleh juga sii lagi pula seblak bikinanmu enak banget” Kata Naya. Arin cukup mahir memasak seblak karena semua keluarga dan sahabat sabahat Arin sangat suka dengan seblak buatan Arin.
Keesokan harinya mereka sudah libur sekolah 2 minggu dan mereka mempunyai rencana akan bertemu lalu membicarakan lagi soal mereka akan berjualan. “Jadi gimana nih? Kalian setuju gak kalo kita jualan seblak ?” Tanya Naya. “Aku setuju aja yang penting ngehasilin uang sii hahaha” Kata Syana. “Berarti kalo gitu deal ya? “ Tanya Arin. “Iya deal” Kata Syana dan Naya. Disitu mereka mulai mengumpulkan uang mereka untuk modal berjualan, dan terkumpul 500 ribu rupiah. Mereka semua mempersiapkan alat memasak dan mulai membeli bahan bahan yang dibutuhkan. Dan mereka mulai share jualan di akun media sosial mereka masing masing. Lalu mereka juga membicarakan dimana mereka akan memasak. “ kita mau masak dimana ?” Tanya Naya. “Mendingan kita ganti gantian aja masaknya dirumahnya siapa siapa nya “ Kata Syana . “Tunggu, maksudnya ?” Tanya Naya. “Jadi maksudku itu jadi misalnya kita masaknya besok itu di rumahnya si Arin, terus hari selanjutnya di rumahnya Naya terus selanjutnya lagi aku, jadi gitu terus. “ Kata Syana. “Oh paham paham, ikut aja sii aku” kata Arin. “Okay deal” Kata Syana dan Naya.
Di hari selanjutnya mereka udah mendapatkan orderan yang lumayan banyak, yaitu 50 porsi. Tiap porsinya mereka beri harga 12 ribu rupiah. Mereka mulai membagi tugas masaknya. Saat seblak sudah siap mereka mulai memberi kabar kepada pembeli jika sudah siap di ambil, disitu mereka juga menyediakan layanan cod yang ada ongkos kirim nya sebesar 2 ribu rupiah. Saat hari itu mereka laku 50 porsi dan layanan cod 15 orang, hari berikutnya mereka laku 56 porsi dan layanan cod 18 orang dan seterusnya. Mereka berjualan sampai mendapatkan uang sesuai target mereka. Saat liburan sudah selesai mereka juga berhenti berjualan karena takut mengganggu aktivitas sekolah mereka. Tetapi tiap liburan semester mereka akan berjualan. Hasil mereka berjualan selama 2 minggu mereka mendapatkan uang 1.176 ribu rupiah. Tabungan mereka yang sebelumnya 8 juta rupiah kemudian ditambah dengan 1 juta rupiah dari hasil jualan mereka yang menjadi 9 juta.
Saat mereka sudah lulus dari sekolah menegah atas tabungan mereka ada sekitar 15 juta. Saat itu mereka senang sekali karna target sudah lebih dari cukup. Merekapun mulai memberanikan diri untuk meminta restu kepada orang tua masing masing untuk pergi ke singapore, sebenarnya mereka takut tidak diberi izin tetapi mereka mencoba bertanya dan respon orang tua Arin, Syana, dan Naya sangat tidak terduga, mereka semua memberi izin kepada Arin, Syana, dan Naya karena mereka telah berjuang mendapatkan uang sendiri untuk pergi ke singapore. Akhirnya mereka mulai mengurus pasport dan dokumen lainnya yang dibutuhkan untuk penerbangan nantinya. Dan mereka benar benar berangkat ke negeri singa tersebut dan bersenang senang bersama.
Kayak tau tokohnya😂
BalasHapusaaaa sukaaa
BalasHapuswahh berawal dari jual seblak sampai pergi ke tempat yang diimpikan 😀
BalasHapusjd pgn seblak aku dy
BalasHapuscerdas
BalasHapusSemoga bisa kayak gini jugaa
BalasHapusBagus, keren cerpennya
BalasHapusSeblak membawa berkah
BalasHapus